Cari Domino

Kumpulan Situs Judi Domino Poker Bandar Online

Agen Poker aslidomino' rajaidr' Agen Agen capsadomino sejarahqq' Agen Poker

Kapolri Tito Tak Takut Tangkap Tommy Soeharto Untuk Ke 2 Kali Jk Terbukti Jadi Donatur aksi Makar

Kapolri Tito Tak Takut Tangkap Tommy Soeharto Untuk Ke 2 Kali Jk Terbukti Jadi Donatur aksi Makar

Kapolri Tito Tak Takut Tangkap Tommy Soeharto Untuk Ke 2 Kali Jk Terbukti Jadi Donatur aksi Makar

Agen PokerAgen Poker OnlineAgen Poker TerpercayaPoker Uang Asli

Kapolri Tito Tak Takut Tangkap Tommy Soeharto Untuk Ke 2 Kali Jk Terbukti Jadi Donatur aksi Makar

12 Desember 2016 – Kapolri Tito Tak Takut Tangkap Tommy Soeharto Untuk Ke 2 Kali Jk Terbukti Jd Donatur aksi Makar

Komjen Tito pernah menuai serangkaian prestasi sebelum ia menjadi perwira. Akpol lulusan 1987 itu menurut sejumlah sumber yang dihimpun Pojoksatu.id pernah mengeksekusi kasus-kasus penting dan bahaya.

Salah satunya yang menjadi prestasi Komjen Tito adalah mengeksekusi Tommy Soeharto saat menjadi buron atas kasus p3mbunuhan Hakim Agung M Syafiuddin Kartasasmita pada 2001.

Ketika itu putra bungsi mantan penguasa Orde Baru itu divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas kasus tukar guling antara PT Goro Batara Sakti (GBS) dan Bulog, bersama Ricardo Gelael.

Namun sayang jakasa penuntut umum mengajukan kasasi hingga Majelis Kasasi yang dipimpin oleh Hakim Agung M Syafiuddin Kartasasmita pada 22 September 2000 menghukum Tommy dan Gelael masing-masing dengan hukuman 18 bulan penjara dan denda Rp 30,6 miliar.

Sejak saat itulah Tommy kabur ketika hendak dieksekusi.

Pada 26 Juli 2001, dua orang pengendara motor memberondong t3mbakan ketika Hakim Agung bersama sopirnya melintas di Jalan Pintu Air Serdang, Kemayoran. Hakim Syafiuddin t3was mengenaskan.

Polda Metro Jaya membentuk Tim Kobra dan menunjuk Kepala Satuan Reserse Umum Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Tito Karnavian sebagai komandan.

Dari situlah aksi-aksi penangkapan yang dipimpin Kompol Tito menuai sukses.

Pada 7 Agustus malam Mulawarman diringkus di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan. Sehari kemudian, polisi menangkap Noval Hadad di Bidara Cina, Jati Negara, Jakarta Timur.

“Mulawarman yang mengendarai sepeda motor. Sedangkan Noval yang m3nembak Syafiuddin,” kata Inspektur Jenderal Sofjan Jacoeb, Kepala Polda Metro Jaya saat itu.

Dua orang itu akhirnya buka mulut. Tommy Soeharto berada di balik aksi p3nembakan hakim agung dan memberi imbalan Rp 100 juta kepada dua orang pelaku tersebut.

Tommy yang sedang buron pun berhasil ditangkap Kompol Tito bersama timnya. Ketika itu Tommy tengah bersembunyi di sebuah rumah di kawasan Bintaro dengan mengubah nama menjadi Ibrahim.

Dibaca JugaPolisi Berhasil Menangkap Pelaku BOM Yg Akan Ledakkan Istana Pak Jokowi

Facebook Comments
Content Protection by DMCA.com SEO Reports for caridomino.com Cari Domino - Kumpulan Situs Judi Domino Poker Bandar Online